Kegiatan ini dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, serta berbagai unsur pendidikan di wilayah Kecamatan Mungkid. Selain menjadi sarana memperdalam nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial antar warga pendidikan.
Koordinator Wilayah Kecamatan Mungkid, Dewi Sulistianingsih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai empati, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Selain pemberian santunan, kegiatan pengajian Ramadan juga difokuskan sebagai upaya meningkatkan kesehatan jiwa dan kesejahteraan mental guru serta tenaga kependidikan di lingkungan pendidikan Kecamatan Mungkid. Melalui kajian keagamaan dan penguatan spiritual, diharapkan para pendidik dapat memperoleh ketenangan batin, motivasi, dan semangat positif dalam menjalankan tugas pendidikan.
Pengawas SD Kecamatan Mungkid, Siti Warsiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap aspek spiritual dan psikologis tenaga pendidik yang memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Mungkid, Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat nilai religius, tetapi juga membangun solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan Kajian Ramadan dan santunan ini, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih harmonis, peduli, dan sehat secara spiritual maupun mental, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Mungkid.
